Tampilkan postingan dengan label homesweethome. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label homesweethome. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Juni 2010

hmmmmppffhhh....

ih lama aja ya ini blog gak diapdet...

baiklah, mari kita *kita? sayah kaliiii* apdet sajah kalo begituh...

dimulai dengan yang paling apdet, yaitu: TANGAN KANAN YAS PEGEEEEELLL...
apakah karena kelamaan pegang tetikus dan klak klik sana sini?? atau mungkin karena yas sore tadi blom mandi?? yas gak tau pasti... seandainya kulit yas transparan mungkin bisa kliatan kalo ada urat-urat bengkok ataupun kelipet-lipet *urat kok kelipet??. tapi syukurlah kulit yas gak transparan, ogah deh ngeliat darah mengalir di pembuluh-pembuluh yas, hiiiiiyyy...

dan gara-gara blom mandi, yas jadi GATEL-GATEL. well, that's the second update. iya, iyaaaaa, yas bakal mandi kok. ini lagi nungguin air mendidih. bogor cuacanya lagi mendung-mendung mellow gitu, aernya jadi lebih dingin dan yas makin males buat mandi. tapi daripada tidur sambil garuk-garuk mendingan yas mandi aja deh malem ini.

and the next update is: BERHARAP TABAH SAMPAI AKHIR. hahaaa, ini mah slogannya angkatan laut banget dah! keseringan bergaul sama kapten sableng sih *nah lho yas, kena UU pencemaran nama baik tuh!* padahal biasanya hari kamis tu yas bebas merdeka, gak ada kuliah, praktikum, dosen yas juga ke jakarta, pokoknya hari bebas deuh. eh gara-gara pengalihan sekaligus penggantian jadwal kuliah, akhirnya kamis malah jadi hari terpadat sepanjang minggu. berlaku untuk dua minggu aja sih sebenernya, minggu ini sama minggu depan. tapi kan tetep aja males. jam delapan praktikum sampe jam sepuluh, trus jam sepuluh lanjut kuliah sampe jam duabelas. ntar jam dua siang lanjut lagi kuliah sampe jam empat sore. hadooooooooooooooooooooohhh... alamat yas bakal TIDUR di kelas! mungkin sebaiknya dari sekarang yas harus merencanakan kursi mana yang strategis sekaligus gaya tidur yang tetap terlihat intelek supaya gak dilempar spidol sama dosen.

tadaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!

barusan ada yang teriak dari arah dapur, katanya air udah mendidih. akhirnya tiba saat yas mandi, ayeeeeeeeeeeeeeyyyyhhhh!!
sudah ya teman-teman yang budiman, apdetannya yas akhiri sampai sinih. mari kita buktikan apakah rasa pegel di tangan kanan ini akan hilang setelah yas mandi *pentingbanget*

cheers!

Kamis, 31 Desember 2009

how to simply-remember-my-favourite-things-then-i-don't-feel-so-bad

mungkin ada yang pernah dengar lirik lagu ini:

When the dog bites, when the bee stings,
when I'm feeling sad,
I simply remember my favorite things,
and then I don't feel so bad.

kalo belum yas kasitau deh...itu lirik lagunya My Favourite Things, salah satu sontrek film The Sound of Music, film musikal jadul tapi baguuuuussss banget! gak cuman bagus latar tempatnya tapi juga jalan ceritanya. lagu ini dinyanyikan Maria (tokoh utama, diperankan oleh
Julie Andrews, makasih koreksinya nda) setiap kali dia sedih, entah karena diomelin bos-nya (Kapten siapalah itu namanya) atau diisengin anak-anak sang Kapten yang emang tengil-tengil itu. bagi Maria, mengingat atau membayangkan hal-hal yang indah akan sangat membantu mengembalikan kegembiraannya. setelah nonton film itu, semangat Maria yang seperti itu jadi inspirasi buat yas. dan salah satu contohnya adalah hari ini.

emang ada apa hari ini? apakah yas sedang bersedih karena gus dur meninggal?

well, gus dur memang meninggal, dan kita boleh berduka cita atas hal itu. tapi bukan soal gus dur yang ingin yas bahas hari ini, biarlah saja itu jadi tugas stasiun televisi ataupun media massa lainnya, yas gak pengen ngambil lahan mereka *halahhh*

ini tentang pindah kost. yeah, sad but true. menghadapi kenyataan bahwa yas HARUS pindah kost ternyata bukan hal yang menyenangkan. yas gak pernah berencana pindah kost lagi sampai tiba masanya yas memang bener-bener harus pindah karena "ada yang
ngajakin yas tinggal bersama" *taelaaahhh, ngerti lah ya maksudnya, situ gak bego-bego amat kaaann? hihihi...* tapi fakta berkata lain: yas HARUS pindah kost karena kost yas sekarang SUDAH TERJUAL. ini rada gak enak sebenernya. para penghuni kost ini bukannya gak pernah denger ada desas-desus bahwa kost akan dibeli oleh suatu pihak *i hate to say this, but if you want to know, "pihak" here refers to the "Pemda Gorontalo". katanya kost ini mau dijadiin asrama mahasiswa Gorontalo*. tapi mengenai kepastian apakah kost ini jadi dijual atau tidak, kita sama-sekali gak tau. sampai akhirnya awal bulan desember ini, teteh yang jaga kost menyampaikan kabar menyebalkan itu: kost ini JADI DIJUAL, bahkan SUDAH DIBAYAR SETENGAH-NYA.

tetteeeeeeeeewwww!!!!

setelah jumpalitan nyari kost baru, akhirnya yas dan temen-temen menemukan tempat yang dirasa cukup layak. diantara semua penghuni kost ini, hanya yas yang jadi outlier, pindah ke tempat yang beda sendiri. temen-temen semuanya pindah ke tempat yang sama, ke salah satu rumah di komplek dosen IPB 2. sedangkan yas, yas milih pindah ke deket kampus. selain pertimbangan jarak, yas milih tempat itu karena ada temen sekelas yang sudah lebih dulu tinggal di sana. harapannya sih yas jadi punya temen untuk belajar bareng dan ngerjain
tugas, paling tidak ada yang mbangunin kalo yas ketiduran pas lagi belajar, hehehe...

apa yang tadi yas bilang bukan hal yang menyenangkan adalah karena begitu banyak hal yang akan yas tinggalkan. selain berpisah dengan temen-temen, yas juga akan berpisah dengan ummi, orang yang sangat yas hormati atas jasanya meringankan pekerjaan yas dan temen-temen. sosok renta itu setiap pagi *kecuali hari senin* datang ke kost, mengumpulkan baju-baju para penghuni untuk direndam dan dicuci, membersihkan ruang TV yang sering kita tinggalkan dalam keadaan berantakan sehabis bercengkrama malam-malam, mencuci semua perkakas dapur yang kadang tumpukannya bikin bergidik, menyetrika pakaian dari mulai gamis panjang hingga kaus kaki, dan kadang mengerjakan tugas tambahan yang sifatnya
insidental: mijit dan ngerokin kita-kita yang mendadak masuk angin, sampai masakin bubur saat ada yang sakit sementara penghuni lain sibuk sama urusannya masing-masing. mungkin gak sulit bagi yas (dan temen-temen, mungkin) untuk menemukan pengganti ummi *boleh diperjelas maksudnya: menemukan orang lain yang bisa mencucikan baju*. tapi tentunya karena ummi memang LEBIH dari sekedar pengurus rumah tangga. beliau adalah bagian dari keluarga besar kami, ibu semang *meskipun bukan pemilik kost* yang kesan akan dirinya gak mungkin bisa digantikan oleh siapapun.

dan itu baru dua hal.


hal yang tidak kalah tidak-menyenangkan adalah MENGEMASI BARANG. bagi yas, hal ini sungguh melelahkan. sampai hari ini sudah TIGA BELAS KARDUS yang terpakai untuk menampung semua barang-barang yas, terdiri dari berbagai ukuran tentunya. dan itu tidak berarti semua barang sudah masuk kardus *lemari kan gak perlu dikardusin lah yaaa...*. perkara memasukkan barang ke kardus sih yas rasa gak sulit, anak kecil juga gak bakal kesulitan kalo cuman disuruh melempar barang ke dalam kardus. yas pun gak perlu sampai mengeluarkan jurus free throw atau lay-up shoot untuk memasukkan buku, baju, dan pernak-pernik lainnya ke dalam kardus. tapi masalahnya....perkara MENYORTIR barang mana yang
akan dipertahankan dan dibuang *meminjam istilah dek mita: keep or throw* ternyata gak semudah mempraktikkan kedua jenis teknik shoot tersebut! masalah ini muncul lantaran kamar kost yas yang baru nanti tidak seluas kamar kost lama, kalo diitung-itung kasar *yeah, harus yas akui yas gak terlalu pinter mengestimasi besaran matematis*, luas kamar baru hanya setengahnya kamar lama. logika sederhananya, barang-barang yang masuk juga berarti HANYA SETENGAH dari keseluruhan barang di kamar yas sekarang. otomatis yas harus pikirin baik-baik, mana barang yang BENAR-BENAR diperlukan dan mana yang GAK PENTING untuk dimasukkan ke kamar baru. percaya atau tidak, hal ini SAMA SEKALI GAK MUDAH buat yas...*menghela napas...mikir yang berat-berat gini bikin yas laper*.

dan hari ini adalah hari terakhir yas di kost lama karena besok yas akan mulai pindah ke kost baru. yas merencanakan hari ini untuk konsentrasi penuh menyortir barang-barang yang akan yas angkut ke kost baru. sedih rasanya membayangkan harus berpisah *semoga sementara saja* dengan buku-buku bacaan yang seabrek itu. dikarenakan sempitnya kamar kost yang baru, yas gak mungkin membawa semua buku yas. hanya diktat-diktat kuliah yang yas utamakan untuk dibawa, sementara buku-buku lain dititipkan di mess papa di jakarta. kumpulan majalah NGI selama 2 tahun juga kayaknya mesti dideportasi ke jakarta demi
menghemat tempat. yas hari ini bener-bener harus bisa TEGA sama diri sendiri, dan itu ternyata GAK ENAK BANGET rasanya...

seperti juga Maria, kayaknya yas harus mulai membayangkan hal-hal yang menyenangkan sembari yas beres-beres dan menyortir semua barang yas. pengen tetep nyalain TV *biar ada bebunyian, jadi gak sepi-sepi amat* tapi kok isi siarannya banyakan berita duka, pengen minta tolong uli bantuin, tapi dia juga sibuk beberes kamarnya yang katanya udah gak kayak kamar manusia *trus kamar apaan dong li? kamar dementor??*

hmmm....ayo kita nyanyi-nyanyi aja lah kalau begituh :)


Raindrops on roses and whiskers on kittens,
bright copper kettles and warm wollen mittens,
brown paper packages tied up with strings,
these are a few of my favorite things.

Cream colored ponies and crisp apple strudels,
door bells and sleigh bells and schnitzel with noodles.
Wild geese that fly with the moon on their wings.
these are a few of my favorite things.

Girls in white dresses with blue satin sashes,
snowflakes that stay on my nose and eyelashes,
silver white winters that melt into springs,
these are a few of my favorite things.

When the dog bites, when the bee stings,
when I'm feeling sad,
I simply remember my favorite things,
and then I don't feel so bad.

SEMANGAT YAAAAAAAAAAAAAAASSS!!!^^




*salah satu hal menyenangkan bagi yas adalah bisa berkunjung lagi ke papua, apalagi kalo bisa ke tempat ini:

someday i will :)

*gambar dicomot dari sini

Selasa, 25 Agustus 2009

lain dari biasanya

ya. karena langit sudah se-terang ini, tapi saya masih belum mandi *bahkan baru bangun setelah tertidur 90 menit, hehe*

dan ya. hari ini memang lain dari biasanya, meski segera akan jadi biasa juga sih nantinya. hari ini saya akan ke kampus, memenuhi panggilan kampus untuk menyerahkan beberapa berkas kalau saya masih mau diterima jadi mahasiswa lagi.

yoha, mahasiswa! profesi kebanggaan saya, hehehe...

pagi ini saya akan bersiap-siap. menyiapkan apa yang harus saya bawa siang nanti. menyiapkan mental untuk kembali berdamai dengan bangku kampus. menyiapkan hati untuk menjalani kehidupan baru sebagai mahasiswa. dan menyiapkan diri untuk tabah, bahwa mulai bulan depan saya tak lagi punya penghasilan *miskin di perantauan --> halahh*


SELAMAT DATANG DUNIA KAMPUS!^^


*jadi mahasiswa lagi...perlu tumpengan gak??"

Rabu, 31 Desember 2008

libuuuuurr...

hmmm...merancang-rancang, liburan mau gak kemana-mana ah *hayo, apa bedanya "mau gak kemana-mana" dan "gak mau kemana-mana"??*

mau ngerapiin file yang brantakan di laptop *ntar pasti ujung2nya nulis curhatan deh, hehe*

mau ngosrek lantai kamar mandi *ini terpaksa sebenernya...*

mau nyampulin buku *mudah2an gak lupa beli plastik sampulnya*

mau.....mau apa lagi ya??

oh iya!

mau belajar bikin TOM YAM ah! one of my favourite food ever... tadi udah browsing resepnya, dan akhirnya nemu di satu blog, tampaknya meyakinkan dan sangat mudah untuk dicoba *tampaknya lho yaaa...*

so, terimakasih banyak Pak Budi...

well...

STOP hura-hura dulu sementara waktu, banyak yang nangis-nangis di sanah...

ayo yas...lanjut kerja lagi, jam pulang kantor masih lama dan kerjaanmu juga blom beres...

Minggu, 15 Juni 2008

open mind

 

lagi-lagi, pulang itu selalu membawa pencerahan...cailaaahhh...

siapa bilang tempat yang enak buat ngobrol itu cafe semacam Starbucks?? yas gak kebayang aja seandainya malem itu kita ngumpulnya di cafe, pasti gak bebas deh ngobrol sambil tereak-terak heboh plus gebrak-gebrak meja segala, hehe...dasar dusun, berasa warung bansus punya sendiri aja ;p.

well, pencerahan itu bagi yas adalah menyingkap hal-hal lain yang sepertinya baru terpikir meskipun jelas-jelas itu bukan pemikiran yang baru. yas suka banget dengan diskusi-diskusi terbuka macam kemaren itu, bebas ngebahas apa aja, dari sudut pandang mana aja, dengan gaya komunikasi se-gokil mungkin. yahh, sebenernya sih yang diomongin gak penting-penting amat, paling seputar hidup, sesuatu yang kita jalani setiap hari tapi kemudian kita kasih penilaian atau kritik dengan suka-suka kita...bener-bener sotoy dah pokoknya, hehehe...it's not the matter of what we've talked, melainkan ada sesuatu yang lain yang yas tangkep dari sana, tentang sebuah penghargaan dan penerimaan.

[hmmm, suka ngedadak nge-blank nih, tuuutt.....tuuuuttt....]

setiap orang punya peranan masing-masing. layaknya aktor dalam sandiwara yang disutradarai oleh Allah, dengan sebuah judul besar dari sandiwara tersebut: KEHIDUPAN. pun dengan karakter, setiap orang punya karakter dan kebiasaan masing-masing. kebanyakan orang selalu bilang "hey, it's me", tapi sejauh mana mereka (yang bilang "hey, it's me" itu tadi) bisa menerima karakter, kebiasaan, dan opini yang beda banget dari mereka?? oiya, yas gak bicara tentang perbedaan dalam hal-hal prinsipil macem akidah lho ya, it's just about  simple things in life. perlahan-lahan yas belajar bahwa dunia gak selamanya item sama putih doang, ada abu-abu, ada merah, kuning, jingga, belum lagi degradasi warna-warna itu..kesimpulannya: hidup itu meriah banget! masa' iya sih kita tega mengubah semua warna itu jadi putiiiiiiiiiiiiiihhhh....semua, atau iteeeeeeeeemmm....semua? apa jadinya dunia ini? apa jadinya kalo semua orang harus punya pendapat yang sama dengan pendapat kita?

ah jadi ngelantur deh, kebiasaan posting blog kagak pake konsep ya begini ini, lain kali yas bikin lebih struktural deh, hehehe...

anyway, tadi itu hanya sepintas pembelajaran aja. yang namanya temen itu berhargaaaa....banget. se-gokil apapun. meski sekarang gak semua hal bisa sepaham terus sama kita, meski gak semua waktu bisa kita lewati bersama (pada akhirnya, inilah yg membuat sebuah pertemuan menjadi sangat berharga), meski gak semua pekerjaan bisa kita selesaikan dengan cara yang sama seperti dulu (karena tentunya kita udah punya cara pandang dan cara menyelesaikan pekerjaan sendiri-sendiri), dan meski kemudian kita terkaget-kaget karena apa yang ada padanya sekarang jauuuuuhhh....berbeda dengan dia dahulu. intinya satu: penerimaan. seneng kan kalo kita bisa diterima apa adanya kita? berarti kita juga harus bisa menerima apa adanya mereka.

thanks for our precious time and for opening my mind wider.

 

dedicated to: mey, adit, ganjar, iman (plus dua mangkok sekoteng dan tiga gelas bandrek susu)...bonds of friendship forever

Rabu, 08 Agustus 2007

buat kalian...my old new friends



sebenernya yas bingung mo nulis apa, terlalu banyak kesan yang yas dapet, semuanya numpuk di kepala, akhirnya malah jadi susah dikeluarin, hehehe....maklum, problematika random abstrak...

however, pertemuan kemarin menyenangkaaaaaan....bgt. meski pada akhirnya ada yang harus terlanggar (oups...), kadang memang sulit menahan perasaan, membendung kerinduan (cie, ciee..) begitu banyak yang berputar di langit-langit memori yas, ditambah dengan benturan realita yng kini jelas sudah jauh berubah. realita memang berubah, hingga apa yang nampak pun juga telah banyak berubah. tapi ketulusan itu, nada suara itu, gelak tawa itu, pada akhirnya menyatu menemui bentuknya semula. hingga teringat saat pertama kita mulai bertumbuh, dengan segala kepolosan serta kecongkakan yang pernah menjadi atribut kita.

ya, semua memang banyak berubah, bahkan dinding panjat yang dulu amat kita banggakan, ring basket tempat kita mencurahkan segala keluh dan peluh, sudut-sudut teduh tempat segala yang manis-manis kita torehkan, hingga pohon besar yang ketumbangannya kita tangisi bersama...ada air mata kita disana, ingatkah???

*hmm, mellow banget ya?? hehehe...tenang aja, yas belom berubah bentuk kok, masih sama kayak beberapa jam yang lalu ;p*

sekali lagi, begitu banyak yang berubah, termasuk tentang apa yang kita pilih kemudian, untuk kita lakukan dan untuk kita jalani seterusnya. tak ada rasa kecewa.

aku bangga, pernah jadi bagian dari kalian, dan berharap selamanya menjadi bagian dari hidup kalian. hidup kita.

aku bangga, akan kebersahajaan yang tetap membungkus wujud asli kita, meski sering di tempat berbeda, kita harus menjelma menjadi sosok lain yang sungguh berbeda. tak masalah.

aku bangga, karena ketulusan itu ternyata masih banyak tersisa. limpahan canda memang terkadang nyaris menyeret kita terlalu jauh. karena itu berjanjilah untuk terus saling mengingatkan.

dan aku bangga, kita masih bisa menjadi diri kita sendiri. yang bisa melepaskan segala atribut kebesaran dan kesombongan di saat-saat kebersamaan kita. paling tidak, inilah hikmah dari pertemuan semacam ini. segala yang ada menjadi sesuatu yang teramat patut disyukuri, termasuk segala keterbatasan kita.

realita memang telah jauh berubah. dan mau tak mau kta pun harus berubah. seperti yang kau katakan tentang perbedaan antara kita dan mereka (yang lebih dulu berdiri tegak dibandingkan kita). tapi aku percaya, suatu saat kita akan bisa seperti mereka, bahkan lebih baik dari mereka. hanya perlu sedikit waktu lagi untuk sampai ke titik itu, dan kita akan bisa membuat dunia ini lebih semarak dengan karya kita...semoga kita masih diberi kesempatan ya?

jika tidak disini, di dunia ini, percayalah...
ada suatu tempat yang jauh lebih baik dan lebih indah lagi untuk melanjutkan pertemuan kita...

sampai ketemu lagi...



-cheers-

[oleh-oleh reunian, 4 Agustus 2007, dokumentasi visualnya nyusul yaa...!]


Selasa, 17 April 2007

Bagong kucing kamu, eh kucing kami...



Ini cerita tentang Bagong, nama kucing di kosan kita. Awalnya yas heran lho, udah jelas2 kucing, tapi kok dikasi nama BAGONG??? yang yas tau Bagong itu sebutan (kasar) untuk binatang berjenis babi, bahasa jawa apa bahasa sunda ya? [duh, jadi disorientasi bahasa nih, abis kalo ditanya ttg suku bangsa, yas juga bingung yas ini suku bangsa apa: Sunda atau Jawa? ] tapi entah kenapa akhirnya kucing item kumel kucel itupun setuju2 aja dikasi nama Bagong...sama Mbak Nana malah ditambahin pake nama belakang segala lho, jadi sekarang doi (kucing itu ya, bukan mbak nana lho) namanya dah lengkap: BAGONG

WIDYASTUTI. gak aneh kaaaan...???


                                      


anyway, Bagong adalah sang penunggu tempat sampah yang sangaaaattt...setia. apalagi kalo Teh Ugie nyisain makanan, pasti Bagong yg jadi sasaran Teh Ugie buat ngabisin makanannya. kayaknya dikosan ini, Teh Ugie yg paling care sama Bagong. Bagong suka dikasi makanan (meskipun sisa) bahkan diajak ngobrol. waktu itu malah sebelum masuk kamarnya (kamar Teh Ugie, bukan kamar Bagong), Teh Ugie nyempetin buat dadah-dadahan dulu sama Bagong!! dan Bagong pun cuma bisa bengong, mungkin dalam otaknya (kucing punya otak juga kan? ya kan? ya kan?) Bgong berpikir (otak kucing bisa dipake mikir gak?), "Duh Gusti...ini manusia kok heboh betul ya sama ane..." (Insya Allah bagong kucing soleh, dia gak pernah galak dan nyakar kita kok, hehe..)


ngomong2 soal kucing, di daerah sekitar kost-an kita tuh ternyata banyak juga lho individu kucingnya...mereka seperti terorganisir dengan baik dan membentuk suatu populasi, dan akhirnya jadilah komunitas kucing. kalo pagi2 pas mo berangkat ke kampus, yas sering mergokin komunitas ini berjemur bersama di deket got yg aernya selalu ngalir. nah, nanti pas sorenya yas balik, mereka juga suka pada ngumpul. ada yg minum di got, ada yg makan bareng sekertas berbanyakan (kertas bungkus nasi maksudnyah..), ada yg bengong aja ngeliatin yas ("duh, ni manusia kok cantik bener ya..."), pokoknya begitu beragam aktivitas yg mereka lakukan bersama2. sebenernya sih gak mutlak pagi n sore aja (udah kayak Al Ma'tsurat), kadang tengah hari bolong mereka ngumpul (lagi bikin MSK=Majlis Syuro Kucing), ntar malem2 juga biasanya ada satu or dua kucing yg masih nangkring di deket pager kost-an (nyegat yas pulang kali ya...mo diomelin gara2 pulang kemaleman). dan mereka termasuk kucing yg beruntung, buktinya gak ada satupun diantara mereka yg kurus kering kelaperan! wah, beneran sukses lah mereka jadi kucing!


back to Bagong, sebenernya doi juga bukannya gak punya kompetitor lho do UGM sini. ada satu kucing betina yg sengaja gak dikasi nama sama Teh Ugie soalnya kata Teh Ugie kucing itu nyebelin. pernah di suatu malem pas lagi nonton sinteron Wulan (gak penting..), Teh Ugie nyamperin Bagong di depan pintu dapur, maksudnya mo ngasi makanan sisa. Tiba2 pas balik dari dapur Teh Ugie ngomel2 sama kita (padahal kita gak salah lho, kita gak pernah tuh minta Bagong bagi2 makanan sisa Teh Ugie...beneran deh!). Katanya si cewek temen Bagong ini suka rakus, suka ngembat jatah makanannya Bagong. udah gitu caranya gak etis banget (emg kucing dpt pelajaran etika dari mana?). Pas Teh Ugie ngasi Bagong makanan, si betina bawel ini malah nggerung-nggerung sok heboh gitu. seolah-olah tu kucing bawel mo bilang, "eh, gue dibagi juga dong makanannya, gue kan temennya si Bagong...". padahal tuh ya, Bagong-nya mah kaleeeem....banget. dia dengan sabar nungguin Teh Ugie nyodorin makanan ke dia. udah gitu Bagong makannya tenang, gak brisik kayak temennya itu, makan tulang sampe bunyi "kletak-kletuk". Ujung2nya Teh Ugie jadi keki sama tu kucing bawel. yas nyaranin supaya Teh Ugie ngasi nama aja buat tu kucing, jadi kalo marah2 biar bisa nyebut nama, biar gak perlu repot-repot bilang: "eh dasar kucing gak sopan gak tau diri suka ngerebut makanan bagong!", kan kepanjangan... Tapi Teh Ugie menolak mentah-mentah usulan yas itu, kata dia sengaja gak dikasi nama biar kucingnya tau rasa, emangnya enak gak punya nama!(???)


finally, akhirnya mpe sekarang kucing-temen-bagong-yg-bawel-dan-maruk itu masih belom dapet nama, ada yg mau ngasi saran? nama apa yg kira2 baik buat dia supaya dia insap, gak ngembat jatahnya Bagong dan gak gerung-gerung lagi kalo Teh Ugie ngajak ngobrol n ngedadah-dadahin Bagong sebelum Teh Ugie tidur...

Selasa, 20 Maret 2007

liwet mania: secuil kisah dibalik problem gender




berat amat ya judulnya, hehe..ini sekedar mengenang saat2 indah bersama temen2 SMA, ngeliwet, bakar ayam...duh. seneng deh!! nah hubungannya sama gender apa dong?? hmm. satu hal yg bikin seneng yas nambah: kalo di bogor, giliran ada acara apa2 pasti yg cewek selaluuuu jadi seksi konsumsi, tapi ternyata sahabat2 gantengku ini, meksipun tampang kayak preman tapi urusan dapur pun terampil..waaahh...jadi bangga deh!! nice work guyz! luv u all..

Sabtu, 17 Maret 2007

UGM, the second home of mine


Ini nama kos-an yas sekarang...Belakangan yas baru`tau kalo UGM itu singkatan dari Ujung Gang Masjid. Iya sih, secara letak kost-an yas tuh ada di paling ujung, pinggir kirinya dah gak ada rumah lagi, tapi kebon...Mangkanya kalo malem2 baru balik dari arah Bubulak/Laladon, gak berani ambil jalan pintas lewat kebon situ dan akhirnya terpaksa lewat gang sempit. Kenapa terpaksa??? Ya emang gang itu juga bukan alternatif yg nyaman. Konon temen yas pernah ketemu sm eksibionis disitu, belom lagi kalo ketemu Sugeng, tunawisma yg suka yas pergokin ngorek2 tempat sampah di komplek IPB buat nyari makanan sisa, duh...


Yas disini baru bayar kost satu setengah kali. Itu artinya, belom nyampe setengah taun. Soalnya disitu bayarnya per tiga bulan. Kalo diitung2 sih sama aja ky di kost-an lama, malahan disini ada Ummi yang bantuin nyuci&nyetrikain baju2 yas dan beberapa orang “sibuk” laennya (dasar males...), nyuciin piring n bekas masak orang sekampung, bersihin ruang tipi, temen ngobrol, yg masakin aer buat minum, bahkan kadang2 juga masakin buat mbak yg lagi hamil or sakit, dan buanyaaak...lagi kerjaan Ummi. Pokoknya buat yas, Ummi tuh ‘bintang’ di kost-an deh, hehehe...


Belom setengah taun disini, banyak hal seru dan baru yg yas dapet. Dari mulai beradaptasi dgn byk orang yg usianya lebih tua di atas yas, adaptasi dgn karakter2 yg gak yas kenal sebelomnya, mempelajari sifat dan kebiasaan org2 itu, wuih...subhanallah deh pokoknya. Salah satu yang seru buat yas disini adalah jiwa eksperimen mbak2 dikost-an yg gak ada abisnya! Huh itu yg namanya dapur, gak pernaaaaah...sepi! ada aja yg goreng ini, tumis itu, nge-blender ini, bikin sayur itu, yg malah jadi aneh bin campuraduk gak karuan, hihihi...Tapi meskipun aneh, mbak2 itu tetep pede bagi2 hasil eksperimennya ke kita, mungkin sekalian ujicoba kali ya, mau tau apa tu makanan bisa bunuh orang atau enggak, hehehe...salut deh yas, gak pernah tuh ada cerita abis masak gak nawar2in ke yg laen,,malah ada satu orang yg emg hobi eksperimen di dapur dan selaluuuu....nawarin yas! Bahkan ntar ujung2nya nyuruh yas ngabisin! Mungkin dia seneng karena yas gak pernah nolak, emang dasar hobi gretongan..=p. Mbak ini baek bgt, paling rajin nanyain yas dah makan pa belom..maklum, yas sering nyampe kost-an paling akhir dan seringnya juga belom makan, duh jadi terharu...


Intinya, makin lama yas makin betah disini, meskipun jauhnya ngujubileh dan rada bikin bangkrut kalo mesti bolak-balik ke kampus, tapi yas tetep betaaaaah...bgt! mungkin laen kali akan banyak cerita ttg rumah kos2an unik & ceria ini, hehe..



Cheers....