Hmmm...apa mau dikata? Dari sekian banyak tempat wisata yang ada di Pattaya (beneran banyak lho! yas liat sendiri di tourism guide-nya), yas justru terdampar di area Pattaya Beach yang juga berdampingan sama Walking Street, yang kalo dalam istilah seorang kolega: The City That Never Sleep. But he's true. Gimana bisa dibilang tidur kalo kehidupan disana justru baru benar-benar "hidup" pada malam hari! Wah, kalo mau dugem sampe puas mah Pattaya lah tempatnya, hehehe... *gak maksud ngompor2in buat dugem lhooo...* Kinda strange to walk away at night by using jilbab like I did. Sempet jadi bahan lirikan orang tentunya. Tapi ya nikmatin ajalah, itung2 latian jadi selebritis, hahaha! Ini hanya beberapa gambar yang yas bisa cuplik, selamat melihat-lihat and please let me know if you've ever been there or will be there! ^__^
Kamis, 25 September 2008
Glamorous Pattaya
Hmmm...apa mau dikata? Dari sekian banyak tempat wisata yang ada di Pattaya (beneran banyak lho! yas liat sendiri di tourism guide-nya), yas justru terdampar di area Pattaya Beach yang juga berdampingan sama Walking Street, yang kalo dalam istilah seorang kolega: The City That Never Sleep. But he's true. Gimana bisa dibilang tidur kalo kehidupan disana justru baru benar-benar "hidup" pada malam hari! Wah, kalo mau dugem sampe puas mah Pattaya lah tempatnya, hehehe... *gak maksud ngompor2in buat dugem lhooo...* Kinda strange to walk away at night by using jilbab like I did. Sempet jadi bahan lirikan orang tentunya. Tapi ya nikmatin ajalah, itung2 latian jadi selebritis, hahaha! Ini hanya beberapa gambar yang yas bisa cuplik, selamat melihat-lihat and please let me know if you've ever been there or will be there! ^__^
Selasa, 16 September 2008
misteri
kamu....
tetap misteri bagiku...
*duh, jadi pengen nyanyi lagu dangdut, ahahahahahh...*
ya udahlah...emang enak disuruh nunggu? gw aja ogah, hihihihi...
tapi, bagaimanapun.....aku ingin suatu saat misteri itu terungkap. olehku!
Minggu, 14 September 2008
feet lover
geuleuh gak sih ngebayanginnya kalo dua kata diatas diterjemahkan ke bahasa indonesia?? hehehe....PECINTA KAKI. well, yeah...that's me!! tadinya sih mo ngasi judul aku suka kakiku, tapi nanti malah dituntut mbak Nai karena pake nama blog tanpa seizinnya, hehehe...sori sori mbak...piss. ya udah lah akhirnya yas ganti aja...FEET LOVER, alias PECINTA KAKI.
how can I not love my feet???
kakiku yang bawa aku pergi melanglang dari satu tempat ke tempat lain, dan akhirnya membuat senang kedua mataku karena diajak ngeliat tempat-tempat yang indah
kakiku yang dengan tabah ngikutin napsu jalanku yang bringas, bahkan saat sepatu pun gak pernah bertahan lebih dari setaun
kakiku yang super sabar ngadepin keinginan dan rencana perjalananku yang suka berubah-ubah secara ngedadak, plus hobi nyasarku yang akhirnya bikin perjalanan jalan kaki memakan jarak hingga dua kali lipat
kakiku yang juga tahan banting, dibawa lari di jalan berbatu sampe diseret-seret di lantai licin pusat perbelanjaan
kakiku yang akhirnya jadi megar-megar kalo abis direndem di kolam renang atau bahkan di asinnya air laut
kakiku yang rela dibungkus seharian pake kaos kaki tapi bisa nahan diri untuk gak mengeluarkan bau menyengat (eh, serius lho ini, yas gak boong!)
kakiku yang gak pernah protes karena gak pernah aku bawa ke salon khusus untuk pedicure, dan cukup puas hanya dengan rendaman air hangat plus sedikit garam (itu juga juwaraaaaaanggg...banget!!!)
kakiku yang alhamdulilaaaaaahhh....banget, selalu sehat wal afiat. lengkap, sempurna, kuat.
so, how can I not love my feet??? they are my most favourite part of my body...
Alhamdulillaaaah.... makasih ya Allah atas kakiku!! ^__^
*dalamrangkamojalan-jalanlagih...ahh, can'tWAIT!!!*
Jumat, 12 September 2008
Peraturan Perundang-undangan Perautisan
[dalam rangka memeringati kumatnya autis*ku]
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN PERAUTIS*AN (P3)
Pasal 1
Ayat 1
Autis* adalah sibuk dengan dunia sendiri
Ayat 2
Senyum-senyum sendiri belum tentu autis*, tapi sarap iya
Pasal 2
Orang autis* yang gak nyadar dia autis* berarti autis* kronis dan kemungkinan menderita alzheimer
Pasal 3
Sesama autis* tidak usah saling meledek
*) saya mewakili sang penyusun undang-undang tersebut diatas mengucapkan mohon maaf sebesar-besarnya kepada segenap pihak yang berkiprah di dunia keautisan yang sesungguhnya, karena kami telah dengan semena-mena dan dengan dodolnya memperkosa definisi autis* (mangkanya kata autis-nya yas kasih bintang)
NamBah: penyusun undang-undang tersebut diatas adalah Uli.